Setelah Dua Tahun Berlalu Ini Yang Saya Pelajari
Sudah dua tahun berlalu semenjak saya tinggal di Jepang, dan ada begitu banyak hal yang sudah saya temukan lalu amati. Meskipun hal-hal tersebut saya simpulkan kebanyakan dari sudut pandang saya sendiri, namun untuk meyakinkan diri saya lagi, saya serta merta menegakkan opini saya dengan bertanya ke orang Jepang nya langsung.
Ada begitu banyak hal yang membuat saya takjub, sekaligus yang membuat saya mengerutkan dahi. Maksud saya, dibalik kata takjub tersebut ada hal-hal yang masih tidak masuk akal (aneh) bagi saya pribadi. Namun saya tidak akan memaparkan keanehan tersebut, karena ada hal lain yang lebih menarik perhatian saya daripada itu.
Dilansir dari Forbes, jepang termasuk Top 10 jajaran negara yang paling powerful di dunia. Meskipun sekarang yen sedang anjlok-anjloknya, namun jepang tidak pernah lepas dari bagian negara yang paling ingin dikunjungi oleh turis. Jika kamu mengunjungi jepang, saya yakin kamu akan merasa hidup 20 tahun lebih maju daripada di negara lainnya.
Apa yang membuat jepang sebegitu terkenal nya di kalangan turis?
Selain kebersihan dan kerapihannya, kemelakatan budaya asli jepang dan tekhnologinya lah yang setidaknya membuat jepang tetap otentik sampai saat ini. Saya bisa katakan kalau tekhnologi jepang memanng gila. Karena orang-orang Jepang-nya juga memang segila itu menciptakan sesuatu di luar nalar manusia normal hanya demi memudahkan hidupnya kelak di masa depan.
“Gila…”
(Ucap saya dalam hati ketika pertama kali melihat kasir otomatis yang bisa menghitung sendiri belanjaan saya tanpa perlu saya scan barcode dan segala macamnya).
Saking gilanya negara ini, warga negaranya tidak di paksa sama sekali untuk mengikuti kecanggihan tekhnologi yang sudah disediakan oleh pemerintahnya. Sebaliknya, pemerintahnya lah yang harus putar otak untuk bagaimana menciptakan tekhnologi yang rukun dengan warga negaranya.
Berkat daya kesadaran mereka yang terlampaui tinggi, untuk tetap menghormati budaya dan tradisi negara mereka sendiri, mereka berhasil hidup selaras dengan kecanggihan tekhnlogi yang mereka punya tanpa harus mengesampingkan budaya dan tradisi yang tetap mereka pegang teguh sejak lama.
Namun, di tengah-tengah ketakjuban saya terhadap Jepang, saya seolah-olah di interupsi oleh fikiran-fikiran yang membuat saya mulai berfikir aneh seperti yang sudah saya sebutkan di awal-awal. Kalau masalah otak cerdas, jepang memang memegang peringkat teratas pada rata-rata IQ yang dimiliki oleh warganya.
Tapi, apakah selamanya kata “cerdas” tersebut bisa dikatakan hal baik? Jika melihat kilas balik para ilmuwan terdahulu yang memiliki kecerdasan super, kebanyakan dari mereka jika tidak berakhir gila na’asnya bundir.
Dari situlah titiknya saya mulai berfikir bahwa, dibalik ke-super powerful-an jepang ini pasti ada sesuatu yang sudah mereka korbankan. Dan saya menemukannya. Mereka yang sibuk bekerja dari pagi sampai petang mungkin sedikitnya memberikan dampak terhadap negaranya. Namun jauh di dalam diri mereka sebenarnya mereka itu kosong.
Integritas yang tiada batas, movement setiap detiknya, hampir selama jam kerja berlangsung tidak ada waktu yang terbuang sia-sia. Dan seketika semuanya berakhir, rasa lelah yang mendominasi mungkin sedikitnya tidak akan mengingat perasaan “diri” ini sejatinya apa dan hidup untuk siapa.
Kesimpulan saya, di balik lahirnya Top 10 negara powerful tersebut, pengorbanan yang mereka turahkan ternyata sebanding dengan hasil yang mereka terima. Peringkat 8 teratas negara-negara tersebut adalah negara-negara yang tidak condong akan hal-hal spiritual seperti Tuhan dan Agama.
Jepang termasuk negara yang dikenal dengan orang-orangnya yang tidak bertuhan. Budaya gila akan bekerja sepertinya masuk akal disematkan jika keberadaan Tuhan tidak dilibatkan di dalam kehidupan sehari-hari mereka. Hal itu memang sulit dipungkiri jika melihat betapa gilanya kinerja mereka.
Setidaknya saya cukup puas dengan keberadaan saya disini. Selagi bersyukur menikmati yang sudah Tuhan suguhkan, saya pribadi mempelajari banyak hal dan akan terus belajar dari penemuan-penemuan unexpectable yang belum pernah saya temukan di dalam hidup saya.
-azasssssuー!



Komentar
Posting Komentar