Just Wanna Say...




    Hey gaesss...gimana kabar kalian nih? Sorry ya gue baru muncul di blog gue yang penuh lumut ini karena saking lamanya gue gak pernah buka dan update disini. Akhir-akhir ini gue sibuk dan stres banget mikirin masalah perkuliahan gue, maklumlah maba, nyari kampus kesana sini hehehe..

    Okee! Gue mau bahas sekilas tentang “Dunia Nyata yang Terabaikan Akibat Dunia Maya”. Nah pasti kalian yang aktif banget di sosial media sadar atau mungkin ada juga yang belum sadar dan belum diberikan hidayah, bahwasanya mereka yang  terlalu over main sosial media mengabaikan kehidupan nyatanya, sehingga ketika orang tersebut berinteraksi dengan lawan bicaranya, lawannya malah kecewa atau ngedumel sendiri gara-gara kurang diperhatiin bahkan tidak ditanggapi ketika berbicara atau curhat, karena orang tersebut malah sibuk dengan gadgetnya dan hanya menanggapi dengan “ya” doang? kan resek banget...

    Oke elu tau kan muda mudi dari anak-anak sampe yang lupa umur gak mau kalah saing gadget masing-masing? Sebenarnya gadget atau smartphone itu pada era seperti ini memang menguntungkan banget dikehidupan kita dan benda itu juga hampir mempermudah setengah dari kehidupan kita. 

    Fungsinya hampir menyamai netbook atau laptop saking canggihnya. Tapi gadget atau smartphone juga punya efek negatif loh gaes, karena apa? Sekarang kan banyak banget nih sosial media yang bisa buat kita berinteraksi dengan manusia di berbagai belahan dunia ada seperti twitter, facebook, path, instagram, skype, line dan masih banyak sosial media lainnya. Ketika kita punya banyak account sosmed, kita cenderung akan lebih disibukkan dengan dunia maya ketimbang dunia nyata. Sibuk update status lah, apa apa update dulu, foto dulu, setelah itu kita upload di semua sosmed yang kita punya. Belum lagi sibuk ngestalking sosmed pacar, mantan, gebetan, teman, pokoknya mengundang rasa kepo. Bangun tidur cek gadget dulu, sebelum tidur cek gadget juga, sampai lupa doa tidur. 

    Jujur gue salah satu penikmat dan pecandu yang namanya sosmed. Hampir semua sosmed gue punya dan gue mainin setiap hari. Gue bingung sosmed itu menarik banget menurut gue, dari orang yang gak kita tau jadi tau, dari hal yang gak kita tau jadi tau, dari yang gak kenal sampai kenal, kadang juga dapat pengetahuan baru yang bermanfaat. Gak heran sosmed disebut adiktif karena memang bikin candu. Jadi wajarlah sekitar 90% orang di dunia ini lebih banyak berinteraksi dengan orang-orang yang di sosmed daripada di dunia nyata. Tapi tunggu, hal itu gak selamanya baik buat diri kita. Kita ini  makhluk sosial, kehidupan kita seharusnya di dunia nyata, bukan di dunia maya. Kita ini manusia yang mempunyai perasaan maka pahamilah perasaan orang-orang yang berinteraksi dengan kita. Ketika berinteraksi dengan sesama, kita sering kali sibuk dengan urusan dunia maya kita dan mengabaikan orang yang berinteraksi dengan kita. Bagaimana perasaan orang yang sudah kita abaikan? Pernah kah kita memikirkannya? Pikirin deh seandainya elu digituin. 

    Beruntung gue udah tobat, karena capek kena omel mulu sama bokap nyokap gue gara-gara mantangin gadget gue terus seharian non stop. Kalau ada hal yang gak beres, gadget gue selalu disalahkan. Nilai akademik gue turun, gadget gue yang kena, gagal masuk universitas idaman, gadget gue lagi yang disalahin dan sebaginya. Maka dari itu gue mulai berfikir kalau gue dan gadget gue memang salah. Gue gak bisa memanage waktu gue dengan baik. Gue sadar bahwa gue lebih banyak mainin dan ngotak ngatik gadget daripada bolak balik buku pelajaran gue, itulah kerugian yang sekiranya gue dapet rasain. 

    Sebelum lu pada kayak gue, gue saranin nih.. mendingan elu mulai deh buat mengurangi interaksi lu sama si gadget. Serius deh banyakan mudaratnya. Kalau lu gak percaya sama gue, kalian bisa rasain sendiri nantinya. Tapi bagi orang yang pinter mengatur waktunya, yaudah lanjutin aja, itu tergantug dari lu nya aja. Tapi kerugian menggunakan gadget juga bukan itu aja. Ketika kalian keseringan mantangin gadget, mata kalian perlahan-lahan akan mengalami kerusakan akibat sinar biru dan radiasi yg dipancarkan oleh gadget tersebut. Bagi kalian yang suka selfie ada akibatnya juga loh. Keseringan selfie atau memotret diri sendiri bisa mengurangi aura pada diri orang tersebut, lama-kelamaan aura kalian akan menghilang. Dan yang terakhir gadget juga bisa mengakibatkan lemahnya ingatan, karena ketika kalian mometrat sesuatu dan ingin mengingatnya, otak kalian akan langsung untuk memilih melihatnya di foto daripada harus mengingatnya menggunakan otak kalian. Ini mengakibatkan otak kalian akan terbiasa bekerja instan untuk mengingat suatu hal. Jadi otak akan terbiasa untuk malas buat berfikir dan mengingat. 

    Satu hal lagi pergunakanlah gadget dengan sewajarnya, seperlunya, dan jangan gara-gara gadget kedekatan kalian dengan orang-orang disekitar kalian menjadi renggang, gak enak banget kan? Last! Jangan menjadi pecandu sosmed! byeeee~

Komentar

Postingan Populer